Sabtu, 31 Januari 2015

Komparasi koil racing dan koil Standar

Pengetahuan tentang koil racing dan Standar
Banyak dari teman-teman yg belum mengetahui secara jelas perbedaan dari masing-masing Coil racing dan standar....pemikiran umum dari temn-teman yang penting bermerek,dan banyak yg pakai (ikut2an)...untuk itu iblj akan sedikit memberi pencerahan...agar teman-teman bisa mengukur sendiri dengan data yang iblj dapat ,berikut adalah data angka dari tahanan primer dan sekunder masing-masing koil yang umum di gunakan oleh teman-teman......
Keterangan  (semakin kecil tahananya semakin besar kesempatan arus listrik yang akan di aliri menuju busi)



  • KITACO 


Tahanan primernya (ohm) : O,2
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 7,08
  



  • YZ 125 orisinal

Tahanan primernya (ohm) : O,1
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 8,73
 



  • YZ 125 kw

Tahanan primernya (ohm) : O,1
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 7,12
 


  • Andrion CMC 5A

Tahanan primernya (ohm) : 1,5
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 8,63


  •  Andrion CMC 2A

Tahanan primernya (ohm) : 0
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 9,06
karena tahanan di kumparan primarynya 0, maka sepakat untuk tidak melakukan test terhadap koil ini, karena ditakutkan bisa merusak alat tester koil.
 

  • Smash-orisinal


Tahanan primernya (ohm) : 0,5
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 6,45
 


  • R9

Tahanan primernya (ohm) : 0,9
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 11,56
 


  • Blue Thunder 3.0

Tahanan primernya (ohm) : 0,1
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 5,71


  • Nology Profire

Tahanan primernya (ohm) : 0,2
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 3,076
 


  • Protec Ultimate v.3 with Ground Strap


Tahanan primernya (ohm) : 0,4
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 8,12 


 

  • Scorpio-Orisinal (5BP) with AGS

Tahanan primernya (ohm) : 0.3
Tahanan sekundernya (kilo ohm) : 7.67

mudah-mudahan teman2 menjadi lebih paham dan teliti setelah membaca artickel ini .


 



(berbagai sumber dan m plus)


Semoga bermanfaat......


www.infobalapliarjakarta.blogspot.com                FB grup Info balap liar Jakarta              twitter@iblj

1 komentar: